Pinkan Mambo Berang Usai Usaha Donatnya Dikritik Food Vlogger. Ketegangan menyelimuti jagat hiburan tanah air setelah penyanyi fenomenal Pinkan Mambo menunjukkan reaksi keras terhadap ulasan negatif salah satu food vlogger. Perseteruan ini bermula ketika usaha donat yang baru saja di rintis oleh Pinkan mendapatkan kritik tajam mengenai kualitas rasa dan harga yang di anggap tidak sebanding. Pinkan, yang di kenal ekspresif, tidak tinggal diam dan memberikan pembelaan melalui siaran langsung di media sosial pribadinya.
Kabar mengenai kemarahan Pinkan Mambo ini pun langsung menjadi perbincangan hangat netizen. Banyak pihak yang menilai bahwa kritik adalah hal biasa dalam dunia bisnis kuliner, namun Pinkan merasa bahwa cara penyampaian sang vlogger cenderung menjatuhkan citra usahanya secara personal. Hal inilah yang memicu luapan emosi sang pelantun lagu “Kekasih Yang Tak Dianggap” tersebut hingga ia melontarkan berbagai pernyataan pedas.
Awal Mula Kritik Pedas dari Food Vlogger
Kejadian ini bermula saat seorang pembuat konten kuliner dengan pengikut cukup besar melakukan sesi review terhadap produk donat milik Pinkan Mambo. Dalam unggahan video tersebut, sang food vlogger menyoroti tekstur donat yang di nilai terlalu keras dan kurang lembut. Selain itu, ia juga mempermasalahkan varian rasa yang di anggap terlalu manis serta kemasan produk yang di nilai kurang estetik untuk harga yang di tawarkan.
Pernyataan yang paling memicu amarah Pinkan adalah ketika sang vlogger menyarankan pengikutnya untuk berpikir dua kali sebelum membeli produk tersebut. Kalimat itu dianggap sebagai kampanye negatif yang sengaja di buat untuk menghancurkan mata pencaharian Pinkan. Padahal, menurut penuturan Pinkan, ia telah mencurahkan banyak waktu dan tenaga untuk meracik resep terbaik bagi para pelanggannya.
Pembelaan Pinkan Mambo di Media Sosial
Menanggapi video viral tersebut, Pinkan Mambo segera melakukan klarifikasi melalui akun Instagram resminya. Dengan nada bicara yang tinggi, ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki selera yang berbeda-beda. Ia merasa keberatan jika usahanya yang di bangun dengan modal kejujuran harus di hancurkan oleh opini subjektif satu orang yang hanya mencari konten semata.
Dampak Kritik Terhadap Bisnis Kuliner Artis
Kritikan dari para penilai makanan memang sering kali menjadi pedang bermata dua bagi para pelaku usaha, terutama artis yang sedang merintis bisnis. Di satu sisi, masukan yang jujur dapat membantu perbaikan kualitas produk. Namun di sisi lain, jika kritik di sampaikan dengan cara yang provokatif, hal tersebut dapat langsung memengaruhi angka penjualan secara signifikan. Dalam kasus Pinkan Mambo, ia merasa sangat di rugikan karena berita negatif tersebut tersebar dengan sangat cepat.
Baca Juga : Di hujat Vlogger Pinkan Mambo Ini Cara Saya Beri Makan Anak
Reaksi Netizen dan Rekan Sesama Artis
Unggahan pembelaan Pinkan Mambo tersebut langsung di banjiri ribuan komentar dari warganet. Sebagian besar netizen menyarankan agar Pinkan lebih tenang dalam menghadapi kritik agar tidak memberikan citra negatif pada dirinya sendiri. Mereka berpendapat bahwa reaksi yang meledak-ledak justru akan membuat calon pembeli merasa ragu untuk mencoba produknya.
Beberapa rekan sesama artis juga terlihat memberikan dukungan moral di kolom komentar. Mereka memahami betapa sulitnya membangun kepercayaan publik terhadap sebuah produk baru. Namun, tidak sedikit pula netizen yang memberikan pembelaan kepada sang food vlogger dengan dalih bahwa konsumen berhak mendapatkan informasi yang jujur mengenai produk yang akan mereka beli dengan uang pribadi mereka.
Pentingnya Etika dalam Memberikan Ulasan Makanan
Fenomena perseteruan antara pemilik restoran dan food vlogger ini sebenarnya bukan pertama kalinya terjadi di Indonesia. Masalah etika sering kali menjadi titik sentral perdebatan. Sejauh mana seorang vlogger boleh memberikan opini jujur tanpa harus menghina atau menjatuhkan sebuah merek usaha? Bagi para pengusaha, kritik yang membangun adalah kunci kemajuan. Namun, cara penyampaian yang cenderung kasar atau mencari kesalahan sekecil apa pun demi “engagement” media sosial di anggap sebagai tindakan yang tidak profesional.
Langkah Pinkan Mambo Selanjutnya
Setelah meluapkan amarahnya, Pinkan menyatakan bahwa ia akan terus fokus mengembangkan bisnis donatnya tanpa terpengaruh oleh omongan orang lain. Ia berjanji akan membuktikan kualitas produknya dengan terus melakukan inovasi pada varian rasa dan memperbaiki segala kekurangan yang di rasa masih ada. Pinkan juga berencana untuk melakukan kolaborasi dengan pihak-pihak yang benar-benar ahli di bidang pastry untuk memastikan standar produknya tetap terjaga. Meskipun saat ini situasi masih memanas, Pinkan berharap agar masyarakat bisa lebih bijak dalam menyaring informasi dari media sosial.
Kronologi Perseteruan Pinkan Mambo dan Food Vlogger
Kejadian ini berawal saat seorang food Vlogger membeli beberapa paket donat dari gerai milik Pinkan Mambo untuk keperluan konten. Dalam unggahan videonya, sang vlogger menyebutkan bahwa kualitas donat tersebut tidak sebanding dengan harganya yang cukup premium. Kritik pedas pun di lontarkan mengenai tekstur adonan yang di anggap kurang lembut serta topping yang di nilai terlalu manis secara berlebihan.
Pinkan Mambo yang mengetahui unggahan tersebut tidak tinggal diam. Melalui siaran langsung di akun media sosial pribadinya, ia mengungkapkan kekecewaannya. Pinkan menegaskan bahwa setiap produk yang ia jual telah melalui proses percobaan yang panjang. Ia juga menuduh sang vlogger hanya mencari sensasi dan mengejar jumlah penonton dengan cara menjatuhkan bisnis orang lain.


Tinggalkan Balasan